ALFRED B.HUDSON
DAN
JUDIT MURDDOCK HUDSON
( PENELITI DAYAK MA'ANYAN )
by:
Hady Saputra Miter
Mengenal Al dan Judy
Alfred
Hudson dengan panggilan akrab Al, seorang peneliti asal Amerika serikat (US)
jurusan antrophologi dari Cornell
University mendalami tentang masyarakat dayak Ma’anyan
dengan judul penelitiannya PADJU EPAT :The Etnography And Social Structure Of A Ma’anyan
Dajak Group In Southeastern Borneo yang di Sponsori oleh Ford Fundation yang
berpusat di Manhhatan New York Amerika Serikat.
Alfred Bacon Hudson lahir di Amerika tanggal 6 Januari 1932, kuliah Antrophologi di UC Berkeley dan melanjutkan kuliahnya guna mendapat gelar PHD di Cornell University jurusan Antropologi South Asian Studies khusus bidang kebudayaan Indonesiai di Itaca New York. Dan mendapat gelar Frofesor Antropologi dari UMASS Amherst.
Alfred Bacon Hudson lahir di Amerika tanggal 6 Januari 1932, kuliah Antrophologi di UC Berkeley dan melanjutkan kuliahnya guna mendapat gelar PHD di Cornell University jurusan Antropologi South Asian Studies khusus bidang kebudayaan Indonesiai di Itaca New York. Dan mendapat gelar Frofesor Antropologi dari UMASS Amherst.
ketertarikan Al dengan kebudayaan dayak dimulai saat ia membaca artikel tentang dayak Siang yang ditulis oleh Jhon. H. Provinse yang berjudul "Cooperative Ricefild Cultivation Among The Siang Dajak of Central Borneo" terbitan tahun 1937 Oleh American Anthropologis, dari situ Al mulai tertarik membaca beberapa group komunitas dayak di sepanjang aliran sungai Barito. dari tulisan itu pula banyak Al menemukan artikel tentang Kanibalisme dan Perburuan kepala ( Ngayau ) sehingga rasa penasarannya betul-betul menguat. ternyata Perburuan kepala justru tidak Al temukan dalam struktur Budaya Ma'anyan di kemudian hari.
Tahun baru 1963 Al dengan Istrinya berangkat ke Banjarmasin, di kota itu Al mendatangi Teologi Seminary Gereja Kalimantan Evangelis (STT-GKE) guna mendapatkan data awal dan disitu pula dia menemukan data tentang Dayak Maanyan. yang dikatakannya " I Obtaind my first data on the Ma'anyan from my frend at the Seminary" dari data yang saya temukan teman yang Al maksud adalah bapak Fridolin Ukur.
Judith Murddock Hudson
istri Al Hudson
Kedatangan ke Paju Epat
Dengan data yang ia miliki Al dan istri berangkat ke Palangka Raya, disanalah Al berkenalan dengan seorang pejabat Provinsi bernama Kristian Njunting. hasil perkenalan itu Kristian Njunting mereomendasikan agar Al memperkecil ruag lingkup penelitiannya kepada masyarakat Paju Epat yang berpusat di Telang. bertepatan pula bapak Njunting ternyata berasal dari Telang dia membantu Al dengan membuat surat pengantar untuk keluarganya di Telang agar menerima Al dan istri.
Al kembali ke Banjarmasin guna mempersiapkan perbekalan termasuk imunisasi Kolera. dari Banjarmasin Al dan istri ikut kapal sungai dengan rute Banjarmasin-Puruk Cahu, dan mereka singgah di desa Bingkuang melanjutkan perjalanan menggunakan kapal motor kecil (Kelotok) setelah melalui negosiasi, mengingat perjalanan sepanjang 15 Km menuju telang melewati sungai.
kedatangan Al ternyata bertepatan dengan upacara Ijambe (ijame) yang dilaksanakan selama 9 hari 9 malam.
Ford Fondation sponsor penelian
Al. Hudson dan Judy Hudson
selama di Indonesia
Al. Hudson dan Judy Hudson
selama di Indonesia
Menyesuaikan diri di tanah Ulun Ma'anyan.
Judit M Hudson (Judy), menggambarkan keadaan mereka di Telang :
"Kami sekarang bangga sebagai pemilik satu-satunya toilet di Telang, Rumah tempat
kami tinggal memiliki konstruksi rangka kayu dengan atap sirap, dibangun tiga
meter diatas tanah. Ada ruang depan yang besar, yang kita gunakan
sebagai tempat hidup dan menulis, dan dua kamar kecil di belakang, salah
satunya berfungsi untuk gudang penyimpanan,
yang lain yang benar-benar diisi dengan tempat tidur kami ber kanopi kelambu. Dapur
adalah ruangan dengan konstruksi lebih kecil dibangun ke satu samping. Saya baru saja mulai
dapat memahamkan cara bekerja di dalamnya. Meskipun perempuan lokal memasak
dengan kayu api, namun saya telah menggunakan sebuah kompor minyak tanah kecil,
yang kami beli di Hong Kong, dan saya sangat
bersyukur memilikinya. Kami mulai merasakan kesulitan hidup di daerah, bahkan
setelah baru beberapa minggu. Ikan yang orang tangkap hanya cukup untuk rumah tangga mereka sendiri,
dan tidak ada satu pun untuk dijual kepada kami untuk pasokan reguler."
Satu tahun lebih mereka berada di antara orang-orang Ma'anyan, mereka mencatat sistem kekerabatan, sistem ekonomi, sistem berfikir, dan tradisi masyarakat tersebut secara lengkap dan akurat. Sehingga tulisan Hudson bisa dianggap sebagai tulisan terlengkap mengenai dayak Ma'anyan khususnya Paju Epat, Al Hudson meggunakan tulisannya sebagai bahan tesis Doctoralnya untuk Cornell University di Itaca New York, yang diberi judul PADJU EPAT: The Etnograpy And Social Structur Of Ma'anyan Dajak Group In Southeastern Borneo.
Tulisan tersebut juga melahirkan sebuah buku yang sangat-sangat di minati di dunia Antropologi yang berjudul:
Padju Epat: The Ma'anyan of Indonesia Borneo
THE BARITO ISOLECTS OF BORNEO:
A Classification Based On
Comparative
Reconstruction And Lexicostatistics
(Ithaca: Cornell University,
1967).
Hudson juga diminta untuk menulis dikumpulan tulisan tentang kempung-kampung yang ada di Indonesia buku tersebut diterbitkan pihak UI (Universitas Indonesia) sekitar tahun 1960-an dengan Editor Koentjaraningrat Antropolog senior UI, sayang buku tersebut sekarang hak patennya malah dibeli oleh Singapura, dan diterbitkan si Singapura sebagai buku klasik tentang Indonesia dengan judul:
Al Hudson menulis artikel berjudul
TELANG:The Small Village in Centraal Kalimantan.
Terima Kasih Yang Tak Terhingga
Al Hudson dan Istrinya banyak membantu memperkenalkan Ulun Ma'anyan kedunia Internasional, adalah sebuah kebanggaan yang tiada bisa kita ucapkan dengan kata-kata. terakhir orang Ma'anyan yang bertemu dengan Al Hudson dan Judy adalah Nano Djandam saat dia kuliah di Amerika.
Al dan Judy sekarang menghabiskan masa tua mereka di: 111 Amherst Rd. Pelham, MA 01002 Masecussett Amerika Serikat. serta aktif menulis untuk jurnal pendakian gunung serta pengurus sejarah dan arsip di Randolph Mountain Club. kami segenap ulun Ma'anyan memberiakan penghormatan atas dedikasi Al dan Judy terhadap dunia Pendidikan dan perhatiannya kepada orang dayak Ma'anyan.
Sumber :
A.B Hudson
PADJU EPAT: The Etnograpy And Social Structur Of Ma'anyan Dajak Group In Southeastern Borneo (Michigan: University Of Microfilm, 1967).
Padju Epat: The Ma'anyan of Indonesia Borneo (New York: Rainhart & Winston, 1972)
THE BARITO ISOLECTS OF BORNEO: A Classification
Based On Comparative Reconstruction And Lexicostatistics (Ithaca: Cornell University, 1967).
Death Cermonies Of The Padju Epat Ma'anyan Dayaks (Jurnal Serawak Museum 1966)
Judy Hudson.
Letter From Kalimantan I, Journal Of Indonesia (Ithaca: Cornell University, 1966)
Letter From Kalimantan II, Journal Of Indonesia (Ithaca: Cornell University, 1966)
Letter From Kalimantan III, Journal Of Indonesia (Ithaca: Cornell University, 1967)
Some Observation Of Dance In Kalimantan, Journal Of Indonesia (Ithaca: Cornell University, 1967)
Informasi dari Saudari Ibu Sinta Djandam tentang pertemuan Nano Djandam dengan Kakah Hudson saat study di Amerika Serikat.
om Hadi. Puji Tuhan aku kahaba blog nu.. aku kai meneliti tentang bahasa dan budaya dayak hang disertasi ku. tolong karawah aku perlu referensi sa mendukung, terutama tentang Alfred B. Hudson
BalasHapusBudaya dan bahasa dayak ma'anyan. perlu penelitian lebih lanjut tentang ini
BalasHapus